Lifestyle

Baca buku Sama Pentingnya dengan Olahraga dan Makan Sayur Setiap Hari, Apa Saja Manfaatnya?

Avatar
Written by Fatika Mutiara

Baca buku merupakan hal baik yang sebaiknya rutin dilakukan. Sama seperti Anda harus olahraga atau makan sayuran setiap hari, Anda dapat memetik imbalan positif ketika Anda baca buku secara teratur. Berikut ini, seperti dilansir dari lamanReader’s Digest, ada beberapamanfaatmembacayang luar biasa setiap hari.

Julukan kutu buku, mungkin membuat Anda beruntung. Penelitian menunjukkan bahwa anak anak yang kuat dalam membaca bisa menjadi orang dewasa yang lebih cerdas. Sebuah penelitian selama satu dekade oleh Masyarakat Inggris untuk Penelitian dalam Perkembangan Anak menganalisis perkembangan kognitif hampir 2.000 set kembar identik, membandingkan mereka dengan keterampilan membaca dan skor tes mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa si kembar dengan kemampuan membaca awal terbaik mendapat skor lebih tinggi pada tes kecerdasan saat remaja daripada saudara kandungnya yang kurang melek huruf.

Karena itu, Anda tidak pernah terlalu tua untuk mulai membaca salah satu dari 100 buku yang harus dibaca semua orang seumur hidup. Jika Anda merasa ingin menurunkan berat badan, novel mungkin bisa jadi obat yang terbaik. Membaca selama 30 menit sama menenangkannya dengan melakukan yoga selama 30 menit, menurut sebuah studi tahun 2009.

Lebih baik lagi, para peneliti Inggris di University of Sussex menemukan bahwa hanya dengan membaca enam menit sehari dapat menurunkan tingkat stres partisipan sebesar 68 persen; pergi jalan jalan, minum secangkir teh atau kopi, dan mendengarkan musik kurang efektif jika dibandingkan. "Tidak masalah apa pun buku yang Anda baca," kata penulis penelitian itu. "Dengan kehilangan dirimu dalam sebuah buku yang sangat mengasyikkan, kamu dapat melarikan diri dari kekhawatiran dan tekanan dunia sehari hari."

Ini adalah teka teki klasik ayam dan telur: Apakah suka membaca menyebabkan kosakata yang lebih baik, atau sebaliknya? Kembali pada 1990 an, peneliti terkemuka Keith Stanovich dan rekan rekannya mengajukan pertanyaan ini ke ujian. Dengan menggunakan Tes Pengakuan Penulis (ART) untuk mengukur keterampilan membaca mata pelajaran mereka, mereka menemukan bahwa orang yang membaca secara teratur memiliki sekitar 50 persen lebih besar kosakata dan 50 persen lebih banyak pengetahuan berbasis fakta, rata rata, dibandingkan dengan bukan pembaca.

Tes kemampuan kosakata Anda sendiri dengan mengikuti kuis bahasa Inggris sekolah menengah Princeton Review. Ketika peneliti di Universitas Yale melacak ribuan orang dewasa di atas usia 50 selama 12 tahun, mereka menemukan bahwa peserta yang membaca buku selama 30 menit sehari hidup hampir dua tahun lebih lama daripada mereka yang membaca majalah atau koran. Terlebih lagi, mereka yang membaca lebih dari 3,5 jam per minggu adalah 23 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama masa studi.

Yang perlu dicatat, “Manfaat membaca buku termasuk kehidupan yang lebih panjang untuk membacanya,” tulis para peneliti. Selain meningkatkan IQ lama Anda, membaca juga dapat meningkatkan IQ emosional Anda. Sebuah penelitian studi Harvard 2013 menemukan bahwa sukarelawan yang membaca fiksi sastra lebih baik dalam mengidentifikasi emosi dalam ekspresi wajah daripada mereka yang membaca fiksi populer, nonfiksi, atau tidak sama sekali.

Mengapa demikian? "Semakin banyak fiksi yang dibaca, semakin baik mereka memahami dunia sosial dari sekadar mengamati isyarat halus di lingkungan mereka," Maja Djikic, seorang psikolog di University of Toronto, mengatakan kepada Readers Digest. Lupakan teka teki silang; untuk senam otak sejati, coba buka buku. Dalam sebuah penelitian 2013 yang diterbitkan oleh jurnal Brain Connectivity, mahasiswa yang membaca cerita fiksi menunjukkan peningkatan konektivitas di area otak mereka yang terkait dengan bahasa dan memori hingga lima hari kemudian. Seperti membangun memori otot ketika Anda berlari, membaca setiap hari dapat melatih pikiran Anda untuk mengaktifkan dan meningkatkan fungsi kognitif Anda, penulis studi menjelaskan.

Bukan rahasia lagi bahwa membaca untuk anak anak dapat memiliki daftar manfaat untuk keterampilan melek huruf, kecerdasan, dan bahkan pekerjaan di masa depan. Tapi percaya atau tidak, jenis buku yang Anda baca bersama mereka juga bisa membuat perbedaan. Menurut sebuah penelitian 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics, orang tua yang membaca dari buku cetak, bukan tablet atau e reader, memiliki interaksi verbal dan nonverbal yang paling bermakna (dan karena itu hubungan terdekat!) dengan anak anak mereka.

Memiliki kosa kata yang kaya dapat membuat pikiran Anda tetap tajam seiring bertambahnya usia, menurut sebuah tim di Universitas Santiago de Compostela di Spanyol. Setelah mengevaluasi skor teskosakatalebih dari 300 peserta di atas usia 50, para peneliti menemukan bahwa sukarelawan dengan skor tertinggi memiliki risiko penurunan kognitif tiga hingga empat kali lebih rendah daripada mereka yang memiliki skor lebih rendah.

About the author

Avatar

Fatika Mutiara

Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagi.

Leave a Comment