Bisnis

BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Membaik di Kuartal III Kegiatan Konstruksi Bergeliat Lagi

Avatar
Written by Fatika Mutiara

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 bakal melakukan pembukaan sembilan sektor ekonomi dalam rangka pelaksanaan masyarakat produktif aman Covid 19 atau new normal di 102 kabupaten/kota. Ketua Gugus Tugas Pusat sekaligus Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menyebut, pembukaan tersebut mempertimbangkan risiko penularan yang menggunakan indikator kesehatan masyarakat berbasis data, yakni epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan. "Selain itu penilaian dampak ekonomi dilaksanakan dengan menggunakan indikator indeks dampak ekonomi dari 3 aspek yaitu aspek ketenagakerjaan, proporsi Produk Domestik Regional Bruto sektoral, dan indeks keterkaitan sektor," katanya dalam siaran pers yang diterima, Jumat (5/6/2020).

Adapun sembilan sektor yang ditetapkan untuk dibuka kembali, dikatakan Doni, meliputi pertambangan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian dan peternakan, perikanan, logistik dan transportasi barang. Menurut keputusan yang diambil, Doni menyebut sembilan sektor tersebut dinilai memiliki risiko ancaman Covid 19 yang rendah, tetapi menciptakan lapangan kerja yang luas dan mempunyai dampak ekonomi yang signifikan. Pembukaan sektor sektor ekonomi tersebut dilakukan oleh Kementerian terkait dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, diawali dengan edukasi, sosialisasi dan simulasi secara bertahap.

"Protokol pelaksanaan di masing masing sektor dibuat oleh Kementerian/Lembaga terkait," jelas Doni. Selain itu, Doni menambahkan pengawasan berupa monitoring dan evaluasi juga dilakukan bersama sama Kementerian/dinas terkait, Gugus Tugas Pusat dan daerah, serta elemen masyarakat secara terus menerus. "Jika dalam perkembangannya ditemukan kasus Covid 19 dalam sektor tersebut, maka Gugus Tugas akan merekomendasikan kepada Kementerian terkait untuk menutup kembali aktivitasnya," kata Doni.

Dalam hal ini, Doni mengatakan perusahaan atau sektor yang melakukan aktivitas juga wajib mengambil tindakan preventif apabila terjadi potensi transmisi lokal ke masyarakat luas. "Perusahaan dan/atau manajemen kawasan sektor tersebut berkewajiban untuk melakukan testing yang masif, tracing agresif, dan isolasi yang ketat dalam kluster penyebaran dari kawasan tersebut," kata Doni. Sementara itu Bank Indonesia (BI) memperkirakan dengan implementasi kebijakan kenormalan baru atau new normal akan mendorong aktivitas ekonomi terutama meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kendati demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 diperkirakan akan menurun dibanding kuartal I 2020 dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi mulai kembali meningkat pada kuartal III 2020 didorong kebijakan new normal. "Pertumbuhan ekonomi akan mulai naik pada kuartal III dan IV. Harapannya pertumbuhan ekonomi bisa mendekati 2,3 persen akhir tahun 2020," ujarnya.

Kata Perry, perkiraan ekonomi Indonesia 2020 tersebut perlu dilihat kembali dengan berbagai perkembangan data terbaru. Dia menambahkan, BI akan terus memperkuat koordinasi ini dengan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid 19. Selain itu, juga dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

"Serta untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," ujarnya

About the author

Avatar

Fatika Mutiara

Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagi.

Leave a Comment