Seleb

dan Putri Delina saat Mandikan Jenazah Lina Rizky Febian Teddy Ketua RW Ungkap Peran Sule

Avatar
Written by Fatika Mutiara

Mantan istri Sule, Lina Jubaedah telah menghembuskan napas terakhirnya, pada Sabtu (4/1/2020). Teka teki kepergian sang mama membuat anak pertama Sule dan Lina, yakni Rizky Febian melaporkan kecurigaankematian pada pihak kepolisian. Laporan itu kini telahdiproses sampai pada tahap pemeriksaan beberapa saksi terkait meninggalnya Lina.

Pengacara SaksisekaligusKetua RW lingkungan rumah Lina, Winarno Djati mengungkapkan peran dari Sule, Teddy, Rizky, hingga Putri Delina dalam proses memandikan jenazah. Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Intens Investigasi, pada Kamis (16/1/2020). Winarno menuturkan Rizky dan Putri sebagai ahli waris memiliki perannya masing masing saat proses memandikan jenazah Lina.

Tak hanya itu, suami Lina, Teddy dan mantan suaminya, Sule juga turut berada dekat dengan jenazah. "Dan peran masing masing ahli warisnya, baik Rizky maupun Putri," ucap Winarno. "Suaminya sekarang Pak Teddy, atau mantan (suami) Sule ikut di dekat jenazah," lanjutnya.

Winarno mengungkapkan Rizky dan Putri memiliki peran untuk memandikan jenazah Lina. Namun ketika itu, kondisi jenazah Lina sudah dalam keadaan tertutup dengan kain kafan. Sementara Teddy bertugas untuk memotong kuku bagian tangan kiri Lina.

Winarno mengatakan, Sule juga turut andil dalam prosesi tersebut. Sule diceritakan ikut mendoakan Lina sebelum wajah ditutup dengan kain. Winarno menuturkan, Sule juga sempat untuk mendekat ke wajah Lina.

"Kalau peran Putri dan Rizky ikut memandikan, tapi posisinya sudah ditutup itu," terang Winarno. "Kemudian Teddy motong kuku tangan kiri almarhum." "Terus Sule sebelum muka ditutup kafan, ikut mendoakan dan mendekat ke wajah almarhum," imbuhnya.

Dalam video tersebut, Winarno juga mengungkapkan kondisi terakhir badan Lina. Winarno mengungkapkan terdapat empat ibu ibu dari lingkungan rumah Lina yang ikut memandikan jenazah. Saat itu, terdapat prosesi pemotongan kuku jenazah.

Dan terlihat memang jari jari Lina tampakkebiruan. Winarno juga menuturkan kondisi badan jenazah Lina dinilai baik. Beberapa poin itu yang disampaikan oleh pihak kepolisian saat dilakukan pemeriksaan terhadap empat saksi tersebut.

Winarno mengatakan, kondisi jenazah Lina seperti keadaan orang meninggal pada umumnya. "Keempat yang memandikan itu hanya melihat sebelum dilakukan proses dari pemandian," ucap Winarno. "Itu kan ada pemotongan kuku, itu memang lima jari jari almarhum itu menunjukkan kebiru biruan."

"Itu aja yang kemarin sempat disampaikan, untuk secara keseluruhan badan itu baik," lanjut dia. "Tidak ada sesuatu yang dilihat, seperti jenazah pada umumnya," imbuhnya. Winarno menjelaskan empat orang yang memandikan jenazah Lina memiliki jarak rumah yang dekat dengan Lina.

Termasuk dari koordinator dari prosesi pemandian jenazah. Meski demikian, empat saksi itu tidak pernah melihat ataupun mengenal Lina semasa hidupnya. Winarno juga mengatakan, empat saksi tidak mengetahui apabila Lina berumah tangga dengan Teddy.

"Keempat orang yang memandikan itu rumahnya jaraknya deket deket," tutur Winarno. "Koordinator pemandian jenazah itu cuma berjarak 10 meteran." "Dan dia sampaikan juga dalam pemeriksaan tidak pernah melihat, tidak pernah kenal dengan Almarhum Lina," tambahnya.

About the author

Avatar

Fatika Mutiara

Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagi.

Leave a Comment