Travel

Dianggap Hewan Suci oleh Bangsa Mesir Kuno Fakta Unik Kucing Hitam

Avatar
Written by Fatika Mutiara

Meski kucing merupakan makhluk yang menggemaskan, namun ada mitos seputarkucing hitamyang banyak dipercaya di berbagai negara di dunia. Dalam berbagai budaya, kucing dianggap membawa nasib buruk, atau dikaitkan dengan takhayul. Kadang kadang, hal ini membuatkucing hitamjadi ditakuti.

Tapi ternyata,kucing hitamtidak selalu dianggap sebagai pembawa nasib buruk! Dalam beberapa budaya,kucing hitambahkan dianggap sebagai pembawa keberuntungan. Ayo, kita cari tahu asal usulnyakucing hitamdianggap pembawa nasib buruk dan juga kucing yang dianggap membawa keberuntungan!

Pada peradaban Mesir Kuno sekitar 3.000 tahun lalu, kucing merupakan satu hewan yang dipuja bangsa Mesir Kuno. Tidak terkecuali kucing hitam. Bahkan, bangsa Mesir Kuno memiliki aturan bahwa membunuh kucing termasuk dalam kejahatan besar.

Sebabnya, kucing dianggap sebagai hewan suci. Kemudian, pada abad pertengahan di Eropa, kucing hitam mulai dikaitkan dengan penyihir. Saat itu, banyak orang mempercayai penyihir yang melakukan sihir hitam.

Kemudian, kucing kucing liar di jalan banyak yang diberi makan dan dirawat oleh perempuan tua yang tinggal sendirian. Nah, para perempuan itu sering dituduh sebagai penyihir. Ada sebuah kisah yang dianggap jadi asal mula sosok penyihir dikaitkan dengan kucing hitam. Apa kamu pernah mendengarnya?

Dalam sebuah cerita rakyat tahun 1560 di Lincolnshire, Inggris, dikisahkan seorang ayah dan anak sedang melakukan perjalanan di malam yang gelap tanpa cahaya bulan. Lalu, mereka berpapasan dengan makhluk yang berlari ke arah mereka. Ayah dan anak itupun melemparkan batu ke arah makhluk hitam itu.

Nah, makhluk itupun berlari dengan terpincang pincang dan menyelinap ke sebuah rumah seorang perempuan tua yang disangka penyihir. Dari cahaya pada kaca jendela, mereka mengetahui makhluk itu adalah kucing. Keesokan harinya, ayah dan anak itu berpapasan dengan si perempuan tua yang rumahnya dimasuki kucing yang berjalan pincang.

Mereka memperhatikan perempuan itu berjalan pincang dan terluka. Ayah dan anak itupun berpikir si kucing hitam adalah si perempuan yang dianggap penyihir itu. Kemudian, orang orang menganggap si kucing hitam merupakan perwujudan penyihir yang sedang berjalan di malam hari.

Sejak itu, kucing hitam dianggap sebagai penyihir yang berubah wujud. Kepercayaan itu juga terbawa ke Amerika saat masa perburuan penyihir. Kepercayaan itu terus beredar hingga kucing hitam juga dikaitkan dengan perayaan Halloween dan jadi simbol hal yang menyeramkan atau nasib buruk.

Jadi, awal mula kucing dianggap sebagai pembawa nasib buruk berkaitan erat dengan kepercayaan masyarakat Eropa zaman dulu yang mempercayai bahwa penyihir melakukan sihir hitam yang buruk, dan kucing sebagai perwujudan penyihir. Meskipun ada budaya yang menganggap kucing hitam sebagai pembawa nasib buruk, ada juga budaya yang menganggap kucing sebagai pembawa keberuntungan. Pada abad ke 9, para bajak laut mempercayai jika ada kucing hitam yang berjalan ke arah mereka bisa disebut tanda nasib buruk, tapi jika si kucing berjalan menjauhi mereka, artinya ada keberuntungan.

Satu budaya yang dikenal menganggap kucing hitam sebagai pembawa keberuntungan adalah Jepang. Di Jepang, simbol kucing Maneki Neko berwarna hitam bukan hanya dianggap membawa keberuntungan dan kemakmuran, tapi juga bisa menakuti iblis, energi jagat, dan penguntit. Di Skotlandia, kucing hitam yang muncul di rumah seseorang bisa menandakan kemakmuran.

Penduduk di Inggris bagian tengah mempercayai memberikan kucing hitam sebagai hadiah pernikahan dianggap membawa keberuntungan. Ternyata banyak juga ya, yang menganggap kucing hitam sebagai simbol keberuntungan?

About the author

Avatar

Fatika Mutiara

Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagi.

Leave a Comment