Berbagai perusahaan biofarmasi berlomba-lomba untuk menciptakan vaksin corona untuk mengatasi pandemic Covid-19 yang sudah berlangsung cukup lama. Kurang lebih ada enam vaksin yang diisukan akan masuk ke Indonesia. Salah satunya adalah Vaksin Sinovac dari PT Biotech yang berdomisili di Cina dan berfokus pada penelitian dan komersialisasi vaksinasi khususnya untuk penyakit menular antara manusia. Apakah yang kita ketahui tentang vaksin Sinovac ini?

Apa Saja Kandungan Vaksin Corona Sinovac?

Portofolio Biotech yang menghasilkan vaksin corona Sinovacjuga memiliki list panjang vaksin termasuk untuk hepatitis A dan B, enterovirus71 (EV71), Influenza musiman, flu burungH5N1, flu babi H1N1, dan vaksin varicella. Jadi Perusahaan Biotech bukan pemain baru dalam bidang penelitian vaksinasi. Biotech berhasil membuat dan mengkomersilkan vaksin SARS-CoV-2 atau dikenal sebagai vaksin corona. Salah satu negara yang membeli vaksin ini adalah Indonesia. Namun, kandungan didalamnya tidak banyak yang mempublikasikan.

KemasanSARS-CoV-2 Vaccine (Vero cell) Inactivated tertulis ukuran 0,5 ml. Dengan demikian vaksin corona ini memakai inactivated virus. Jadi vaksin ini menggunakan partikel dari virus yang dibuat mati untuk memicu sistem kekebalan tubuh terhadap virus tersebut. Selain itu ada tambahan beberapa zat lainnya untuk membuat vaksin ini aman dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu. Berikut adalah ulasan singkat isi kandungan dari vaksin corona buatan dari Sinovac.

1. Antigen
Komponen paling dominan dalam vaksin yang ditujukan untuk melawan corona ini berisikanvirus dari Covid-19. Antigen adalah bagian dari virus bersangkutan yang dibuat lemah atausudah dimatikan. Sehingga tubuh jadi terbiasa dengan adanya virus tersebut dalam tubuh dan membentuk antibodi yang dibutuhkan. Sehingga kandungan ini sangat berperan dalam melawan penyakit yang sama dimasa yang akan datang.
2. Adjuvant
Kalau kamu pernah diimunisasi mungkin ingat bahwa ada beberapa vaksin yang perlu diberikan sampai beberapa kali. Hal ini dikarenakan dosisnya yang disesuaikan dengan reaksi yang diharapkan. Tambahan elemen Adjuvant pada vaksin corona berfungsi sebagai agen imunologis yang memperkuatrespon Antigen Corona. Sehingga kadar Antigen dalam satu dosis vaksin dapat diminimalis.
3. Pengawet
Zat tambahan pengawet adalah elemen yang tidak kalah pentingnya. Dengan adanya pengawet maka vaksin dapat tahan lama untuk durasi waktu tertentu. Selain itu zat ini menjamin keefektifan vaksin corona digunakan. Bila melampaui waktu kadaluarsa berarti keefektifan vaksin sudah menurun atau tidak ada sama sekali.
4. Stabilisator
Satu lagi kandungan yang terdapat dalam vaksin untuk corona adalah Zat stabilisator. Adanya tambahan ini bermanfaat untuk menjaga kualitas vaksin tetap dalam kandungannya yang pas bahkan setelah melalui proses penyimpanan yang lama serta waktu distribusi yang sampai berbulan-bulan. Zat ini yang memastikan vaksin tetap efektif dan stabil meski telah berpindah-pindah.
Satu zat yang disinyalir terdapat dalam vaksin corona adalah gelatin babi. Hal ini dikarenakan pengujian vaksin corona Sinovic masih dalam tahapan ketiga dan belum mengantongi sertifikat MUI untuk keterangan halal. Inilah yang menjadi polemik sementara selagi vaksin Sinovac memenuhi semua tes ujinya.
Itulah beberapa kandungan yang terdapat dalam vaksin Corona Sinovac. Pemerintah Indonesia masih dalam tahapan uji coba pada pasien Covid-19 dan membutuhkan waktu beberapa lama sebelum dapat disebarluaskan. Hal ini dikarenakan keterbatasan dalam kuantitas dan pemerintah masih membentuk regulasi kebijakan yang paling tepat untuk vaksin ini agar tidak memicu kesimpangsiuran di masyarakat.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published.