Kesehatan

Inilah Adu Manfaat Keduanya Teh Hijau & Kopi Paling Banyak Dikonsumsi

Avatar
Written by Fatika Mutiara

Pilih teh hijau atau kopi? Ini manfaat kedua minuman yang nikmat dikonsumsi setiap saat itu. Kedua minuman ini sangat cocok untuk diminum dalam kondisi panas di pagi ataupun sore hari. Kopi dan teh hijau mengandung jumlah kafein yang berbeda, penuh dengan antioksidan, dan mereka memiliki beberapa manfaat kesehatan yang besar.

Keduanya aman dan sehat untuk dikonsumsi, kecuali bagi ibu hamil. Para ibu hamil harus membatasi asupan kafein kurang dari 200 miligram per hari, menurut American College of Obstetricians and Gynecologists. Meskipun kedua teh hijau dan kopi mengandung kafein, kopi memiliki jumlah kafein yang lebih besar per cangkir.

Secangkir kopi dapat mengandung 100 150mg kafein, sedangkan secangkir teh hijau mengandung sekitar 26mg kafein, seperti yang dilansir lifechack.com. Menurut laporan dari The Wall Street Journal, teh hijau memiliki antioksidan EGCG atau epigallocatechin gallate sebanyak 137 kali lebih banyak daripada teh biasa. EGCG bermanfaat untuk mempercepat metabolisme dan memperlambat penumbuhan sel kanker.

Matcha juga kayak akan polifenol yang dapat mencegah kanker, penyakit jantung, dan membantu melancarkan peredaran darah. Teh hijau juga merupakan daun, sehingga ada kandungan serat yang membantu pencernaan. Selain itu, matcha mengandung klorofil yang dapat mendetoksifikasi tubuh dan mengobati luka lebih cepat.

Teh hijau merupakan pembakar lemak yang baik sehingga dapat menurunkan berat badan seseorang. Beberapa studi menunjukkan kafein dalam teh hijau dapat meningkatkan metabolisme 3 11% pada seseorang. Teh hijau dapat membantumu dengan membunuh bakteri dan menghambat virus seperti influenza.

Selain itu, sumber kafein ini berpotensi menurunkan risiko infeksi, dan karena itu membantu meningkatkan napas dan kesehatan mulut. Di sisi lain, kopi memberikan efek yang baik untuk pernafasan dan bau mulut. Dengan catatan, kopi yang Anda nikmati ialah kopi hitam, bukan kopi dengan kandungan susu, krim, atau gula yang banyak.

Kopi hitam rendah gula tidak hanya dapat melawan diabetes dan beberapa tipe kanker, tetapi juga dapat meningkatkan memori dan mengurangi stres. Dan, menurut sebuah studi dalam World Journal of Biological Psychiatry, kopi hitam benar benar dapat meningkatkan harapan hidup pasien depresi. Para peneliti Harvard menganalisis data dari 200.000 orang dengan berbagai tingkat stres dan depresi dalam tiga survei nasional yang berbeda.

Setiap empat tahun, mereka menganalisa berapa banyak kopi dan bentuk lain dari kafein yang peserta konsumsi, dan hasilnya mereka yang meminum kopi memiliki tingkat stres lebih rendah. Penelitian tentang kopi dan diabetes pun dilakukan di Australia pada tahun 2009 lalu, menemukan manfaat kopi untuk diabetes. Penelitian yang dimuat dalam jurnal Archives of Internal Medicine menemukan bahwa setiap satu cangkir kopi mampu mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 7 persen.

Kopi mengandung klorogenik dan alkaloid trigonelin yang mampu mengurangi kadar glukosa dan insulin dalam tubuh. Hal ini berlaku jika konsumsi kopi tidak menggunakan gula, susu, dan krimer. Meski baru beberapa penelitian dilampirkan di artikel ini, seharusnya Anda sebagai pembaca mengetahui bahwa kopi dan teh memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Selama tidak mengonsumsi kopi atau teh dengan campuran gula atau krim yang terlalu banyak. Kedua minuman tersebut dapat menjadisumber nutrisidanantioksidanyang baik untuk pencegahan penyakit. Jawaban dari pertanyaan dari pertanyaan manakah yang lebih baik, kopi atau teh adalah benar benar tergantung pada masing masing.

Karena selama tidak sensitif terhadap kafein dan tidak menderita sakit maag, Anda dapat mengkonsumsi kopi ataupun teh. Tetapi ingat karena yang berlebihan itu tetap tidak baik bagi kesehatan.

About the author

Avatar

Fatika Mutiara

Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagi.

Leave a Comment