Internasional

Intip Jalan Pintasnya Foto Haru Nenek Dilarang Masuk Area Sekolah demi Antar Makanan menuju Cucunya

Avatar
Written by Fatika Mutiara

Berita viral hari ini Foto seorang nenek antar makanan untuk cucunya saat di sekolah, namun dilarang masuk sekolahan. Menghargai orangtua memang adalah salah satu perilaku budi yang sangat dijunjung di Indonesia. Apalagi orangtua telah berjuang dan berjasa demi anak dan cucu cucunya agar tetap bisa menjalani hidup dengan baik.

Seperti kisah foto seorang nenek yang menyita perhatian warganet ini. Aisyah Alawi berbagi momen indah antara seorang nenek dan cucu melalui grup Facebook, Viral Malaysia lansir dari World of Buzz pada (24/9/2019). Foto foto itu memperlihatkan seorang nenek yang membawa makanan untuk cucunya ketika dia masih di sekolahan.

Terlihat keduanya sedang duduk bersama di bawah naungan pohon untuk makan siang, juga terlihat mereka dipisah oleh pagar besi sekolah. Akun itu menuliskan: "Cinta seorang nenek untuk cucunya."

"Dia mengantarkan makanan ke sekolah selama waktu istirahat sekolah, hal ini menarik perhatian netizen. " Beberapa warganet juga bertanya tanya mengapa nenek itu duduk di luar pagar. Mengapa tidak berada di dalam sekolah saja, jika memang hanya untuk mengantar dan makan bersamakepada cucunya?

Dan akun tersebut menuliskan ia telah bertanya dandiberitahu bahwa penjaga sekolah tidak mengizinkannya memasuki halaman sekolah. “Saya berhasil bertanya mengapa dia tidak memasuki sekolah untuk mengantar makanan" "Ada sumber yang mengatakan bahwa keamanan sekolah telah menolakny masuk"

"Yang membuat saya bertanya tanya mengapa dia ditolak." "Bagaimanapun, dia hanya mengirimkan makanan kepada cucunya dan dia melakukan ini setiap hari.” kata Aisyah menjelaskan. Jelas, memang aturan ketat sekolah bukan lawan seorang nenek tersebut.

Namun di dalam foto terlihat sang nenek ingin membagi waktu bersama cucunya dan menemukan cara lain agar bisa makan bersama cucunya. Cinta dan pengabdiannya tidak bisa dihentikan, terutama ketika datang untuk memberikan makanan untuk cucunya demi bisa belajar dengan baik. Orang yang kekurangan pasti memliki kelebihan tersendiri pada dirinya daripada orang lain.

Juga tidak sedikit yang bilangbahwa kerja keras dan ketekunan adalah esensi dari kehidupan itu sendiri. Seperti kisah seorang nenek renta buta penjual roti, berumur 71 tahun dari Bangkok, Thailand ini. Ia membuktikan bahwa seseorang hanya membutuhkan positifitas dari hudup danmenjalani kehidupan yang jujur, penuh kebahagiaan, dan keikhlasan.

Sebuah grup Facebook bernama I AM EAT dari Thailand telah membagikan kisah haru nenek bernama Nid ini. Dikutip dari tulisan tersebut, Nenek Nid adalah seorang pejuang sepanjang hidupnya. Meski tak bisa melihat ia terlihat terus berjualan dan melemparkan senyum kepada para pembeli dagangannya.

Unggahan tersebut mengungkapkan bahwa perempuan pekerja keras itu buta dan hidup sendiri karena dia tidak memiliki anggota keluarga lain maupun teman yang membantunya. Hal ini diketahui berawal setelah ibunya meninggal, ia akhirnya juga ditinggalkan oleh kerabatnya. Namun, dia tidak membiarkan tragedi tragis dalam hidupnya menahan semangatnya untuk hidup karena dia telah mencari cara berbeda untuk berjuang sendiri.

Sang Nenek akhirnya memutuskan untuk mencari nafkah dengan menjual roti berisi daging dan jeroan salah satu pasar di Bangkok. Karena dia sendirian menjual dagangannya, ia harus mengambil roti dari pabrik sendiri. Dan menjualnya sendiri kepada para pelanggannya, semangat juang yang patutu dicontoh.

Dia membuka toko rotinya tersebut setiap hari jam 7 pagi. Syukur pada pukul dua hingga empat sore ia mampu menjual habis roti. Dikutip dari World of Buzz ia menjual roti itu seharga 50 Bhat (sekitar Rp. 20 ribu) per roti, jika dihitung ia hanya mengambil untung 5 Bhat (Rp. 2 ribu).

Usaha yang ia jalani ini tentu datang dengan masalah dan tantangna tersendiri karena ia tak bisa melihat. Orang orang yang tidak tahu malu dan tak peduli pernah menipunya berulang kali, dari yang memberikan uang palsu hingga mencuri rotinya. Meski demikian, Nenek Nid ini masih tetap menjual roti dengan senyum dan harapan di wajahnya.

Semoga pembaca mengambil hal positif darki kisah nenek Nid ini, dan tetap berusaha meski kamu sendirian dan berikan yang terbaik dalam hidupmu.

About the author

Avatar

Fatika Mutiara

Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagi.

Leave a Comment