Internasional

Kapal Duke William Tenggelam Tewaskan Lebih dari 360 Orang Hari Ini dalam Sejarah-13 Desember 1758

Avatar
Written by Fatika Mutiara

<div ><div id='InformasiAwal'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div> – Kapal angkut Duke William tenggelam di Samudra Atlantik pada 13 Desmber 1758. Ketika tenggelam, kapal angkut Duke William mengangkut lebih dari 300 Akadia yang dideportasi dari Ile Saint Jean (Kanada) ke Prancis.

Namun, pemilik Duke Williams yang bernama Kapten William Nichol dari Norfolk berhasil selamat dan menceritakan peristiwa ini. Tragedi tenggelamnya kapal Duke William disebut sebagai satu di antara bencana maritim terbesar dalam sejarah orang orang Kanada.[ ] <div ><div id='LatarBelakang'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div>

Ketika Louisbourg jatuh ke tangan Inggris pada 26 Juli 1758, orang orang Akadia di Ille St Jean atau Prince Edward Island terpaksa menyerah. Ile St Jean adalah koloni Prancis di Kanada, sementara Akadia adalah sebutan penduduk keturunan Prancis yang tinggal di tempat itu.[ ] Pada awalnya, orang orang Akadia akan digabungkan ke koloni Inggris.

Namun, Inggris berubah pikiran dan berencana mendeportasi mereka ke Prancis menggunakan sepuluh kapal. Dua di antaranya bernama Violet dan Ruby, yang mengangkut sekitar 300 orang Akadia. Sementara sebuah kapal bernama Duke William mengangkut lebih dari 360 orang.

Duke William berlayar melalui Selat Canso, namun terpaksa membuang sauh di Canso, Nova Scotia, karena cuaca buruk.[ ] <div ><div id='DukeWilliamTenggelam'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div></div> Pada awalnya, Kapten William Nichols yang memimpin pelayaran ini menyatakan keberatannya.

Dia merasa Duke William tidak mampu berlayar dengan kondisi saat itu untuk mencapai Prancis dengan selamat. Namun, dia dipaksa tetap mengangkut para Akadia. Mereka meninggalkan pulau pada November, tanggalnya tidak dapat dipastikan.

Karena masalah angin, mereka harus berhenti di Kanal Canso sampai 25 November. Pada hari ketiga pelayaran, mereka menghadapi badai dan hujan. Duke William kemudian terpisah dari kapal lainnya selama beberapa minggu dan kembali bertemu Violet pada 10 Desember.

Kapten Sugget, pemimpin kapal Violet, mengatakan bahwa Duke Williams berada dalam kondisi yang membahayakan karena kemasukan banyak air. Pompa pompa di kapal Duke William kemudian disiapkan, jika dibutuhkan sewaktu waktu. Keesokan harinya pukul 04.00 waktu setempat, Duke Williams dihantam ombak dan kemasukan air.

Air masuk dengan cepat dan kapten kapal membangunkan semua Akadia dan menyuruhnya menjalankan pompa untuk mengeluarkan air. Sementara itu, mereka juga menyaksikan Violet berada dalam kondisi yang sama dan akhirnya tenggelam. Semua hal dilakukan untuk mengeluarkan air, namun air tetap masuk dengan cepat.

Pada hari ketiga, pukul 06.00 mereka menyadari bahwa Duke William tidak bisa diselamatkan. Pastor Girard, yang berada di kapal, kemudian mengkhotbahi mereka setengah jam untuk mempersiapkan diri. Mereka sempat dua kali melihat kapal di kejauhan.

Kapten Nichols kemudian mengerek bendera Inggris, kemudian Belanda. Meriam juga ditembakkan, namun tidak ada yang mendekat untuk menyelamatkannya. Pada waktu itu sedang berlangsung Perang Tujuh Tahun, kapal kapal tersebut kemungkinan tidak berani mendekati Duke William.

Dua sekoci kemudian diturunkan ke laut, dinaiki kapten dan krunya. Sementara para Akadian tetap di atas Duke William sampai kapal tersebut tenggelam. Hanya ada 38 orang yang selamat, 27 di sekoci pertama dan 9 di sekoci kedua.

Dua sekoci tersebut selamat sampai ke barat daya Inggris. Kisah tenggelamnya Duke William akhirnya diceritakan Kapten Nichols dalam tulisannya “Remembering Voyages & Shipwreck”, diterbitkan di London dan Glasgow oleh George Wislow Barrington.[ ]

About the author

Avatar

Fatika Mutiara

Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagi.

Leave a Comment