Metropolitan

Pengemudi Lamborghini Todong Pistol menuju Pelajar SMA Gara-gara Dengar Celetukan ‘Mobil Bos Nih’

Avatar
Written by Fatika Mutiara

Aksi pengemudi menodongkan senjata api ke dua di kawasan , Jakarta Selatan pada Sabtu (21/12/2019) menjadi sorotan. Tak cuma itu, pengemudi itu juga sempat melepaskan tembakan ke udara. Akibat hal tersebut, pengemudi telah diperiksa kepolisian.

Polisi menangkap pelaku penembakan dan penodongan senjata api terhadap dua di kawasan , , Jakarta Selatan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib mengatakan, pelaku berinisial AM ditangkap di kediamannya di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Senin (23/12/2019) malam. "Pelaku sudah kita tangkap pada pukul 22.00 di rumahnya di Jalan Jambu, Pejaten Barat, Pasar Minggu," kata Andi saat dikonfirmasi, Selasa (24/12/2019).

Dalam kasus ini, polisi menyita senjata api yang digunakan pelaku untuk menodong dua . "Senjata api sudah kita dapatkan juga, jenisjya baretta. Kita akan periksakan ke Direktorat Intelkam terkait perizinannya," jelas Andi. Hal yang sama dilakukan polisi terhadap kendaraan Lamborghini milik pelaku.

"Kendaraan yang digunakan sudah kita dapatkan berikut juga dengan dokumen kendaraan," ujarnya. "Jadi atas nama saudara AM saat ini masih dilakukan pemeriksaan setelah kita tangkap di rumahnya," lanjut dia. Sebelumnya, dua dikabarkan mendapatkan intimidasi dengan cara ditodong senjata api.

Pelaku AM juga sempat menembakkan nya ke atas atau seperti tembakan peringatan. AM menodongkan senjata api dan menembakkan tembakan ke udara terhadap dua di kawasan , Jakarta Selatan, Sabtu (21/12/2019). Peristiwa itu berawal ketika AM melintas dengan mengendarai mobil oranye bernomor pelat B 27 AYR di kawasan .

Saat melintas, AM bertemu dengan dua pelajar yang berjalan kaki. Kedua pelajar itu pun melontarkan sebuah kalimat "Wah, mobil bos nih!". AM merasa tak terima dengan kalimat yang dilontarkan kedua itu. Dia pun turun dari mobil dan mengeluarkan kata kata tak sopan kepada kedua itu.

Tak hanya mengeluarkan kata kata tidak sopan, AM juga memaksa kedua itu untuk berhenti. Pasalnya, kedua itu melarikan diri usai mengetahui AM yang turun dari mobil. Gara gara aksi pengemudi todongkan , dua itu melaporkannya ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya Ghalib membenarkan aksi penodongan tersebut. "(Korban) sudah melaporkan ke Polres (Jakarta Selatan). Yang bersangkutan baru bisa kita mintai keterangan," ucap Andi. Pengemudi ditetapkan tersangka di kasus penodongan senjata api ke dua di , Jakarta Selatan.

"Iya, (pengemudi Lamborghini) sudah kita tetapkan tersangka semalam," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya Ghalib. Andi mengatakan, AM diketahui berprofesi sebagai pengusaha. Saat ini, polisi masih memeriksa secara intensif pengemudi tersebut.

Andi tidak menjelaskan secara detail motif pengemudi menodongkan senjata api kepada kedua . "Nanti kita release ya," ungkap Andi. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan, pengemudi (AM) mengaku mengemudikan mobil setelah mengonsumsi narkoba jenis ganja.

"(AM) ternyata positif menggunakan ganja, ini akan kita proses sesuai dengan aturan dan undang undang berlaku," tutur Yusri Yunus. Meski demikian, polisi tak menemukan barang bukti ganja di mobil Lamborghini tersebut. Polisi mencabut izin kepemilikan senjata api kaliber 32 dari tersangka berinisial AM (44).

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, AM dinilai telah berbuat tidak pantas dengan yang dimilikinya. "Senjata akan kita cabut izinnya karena sudah tidak pantas untuk memiliki izin dengan cara berbuat semena mena seperti ini," kata Yusri di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Selasa (24/12/2019). Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya mengatakan, AM merupakan anggota Perbakin.

Ia juga memiliki kartu tanda anggota Perbakin. Sementara, tersebut sudah dimiliki AM sejak Juni 2019. "Dia anggota Perbakin, dia dilatih dan dites. Karena dia merasa punya izin, dia bawa senjata itu. Pengakuannya untuk jaga diri," jelas Andi. Mobil milik tersangka AM (44) yang menodongkan senjata api ke dua mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Hal itu diketahui setelah tersebut tiba di Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (24/12/2019) sekitar pukul 15.35. Lamborghini tipe Gallardo berwarna oranye itu tidak dikemudikan oleh anggota polisi. Lamborghini tersebut diangkut menggunakan mobil derek Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Kerusakan lebih parah terlihat di kap depan yang terlihat hancur. Menurut seorang petugas kepolisian, mobil tersebut baru saja mengalami kecelakaan. "Jadi ini katanya yang bawa saudaranya (AM). Dia menabrak separator, terus mobilnya ditinggal," kata petugas tersebut.

Saat dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Selatan, mobil juga tidak dilengkapi dengan pelat nomor.

About the author

Avatar

Fatika Mutiara

Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagi.

Leave a Comment