Internasional

Selandia Baru Klaim Bebas dari Covid-19 UPDATE

Avatar
Written by Fatika Mutiara

Penyebaran virus corona masih menjadi perbincangan internasional. Virus yang awalya muncul di kota Wuhan, provinsi Hubei, China itu sudah menyebar ke lebih dari 200 negara dan wilayah di seluruh dunia. Covid 19 merebak tak hanya di Asia dan Eropa, tetapi juga ke benua Amerika hingga Australia.

Satu di antara negara terdampak Covid 19 yakni Selandia Baru. Baru baru ini, Selandia Baru mengklaim wilayahnya telah bebas dari Covid 19. Terkait kabar ini, Kementerian Kesehatan Selandia Baru memberikan keterangan.

Selandia Baru, katanya, setelah menerapkan lockdown terberat di dunia, kini tidak lagi memiliki kasus virus corona aktif. Selandia Baru pun dikabarkan akan mengangkat pedoman lockdown virus corona karena sudah tak ada lagi kasus Covid 19. Lebih lanjut, Selandia Baru mengonfirmasi bahwa virus corona telah 'bersih' di wilayahnya.

Tidak ada kasus baru dari Covid 19 yang dilaporkan dan tidak ada kasus yang aktif di Selandia Baru. Pasien Covid 19 terakhir diizinkan pulang dari isolasi setelah tak menunjukkan gejala sekira 48 jam. Terkait berita ini, Direktur Jenderal Kesehatan Dr Ashley Bloomfield angkat bicara dalam sebuah pernyataan.

"Ini benar benar berita baik bagi orang yang bersangkutan, dan sesuatu yang dapat menenangkan hati warga Selandia Baru," ungkapnya. Secara terpisah, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pun buka suara soal penutupan perbatasan. Ardern mengumumkan, Selandia Baru akan mencabut level terakhir lockdown yang mengekang penyebaran Covid 19 pada tengah malam waktu setempat.

Selandia Baru dilaporkan akan kembali ke Level 1 pada sistem peringatan Covid 19 empat levelnya. Lebih lanjut, Ardern mengatakan, Selandia Baru telah memberlakukan lockdown ketat selama 75 hari dengan tujuan mencapai kehidupan normal/ new normal di tengah pandemi global. "Hari ini, saya dapat mengumumkan, bahwa kabinet telah sepakat, kita sekarang dapat bergerak ke Level 1," ungkap Ardern.

Meski pencegahan empat level Selandia Baru telah turun ke Level 1, perbatasan internasional akan tetap ditutup, mengingat tantangan yang masih dihadapi seluruh dunia. "Tak bisa disangkal, ini adalah tonggak sejarah," kata Ardern. "Terima kasih, Selandia Baru," ungkap Ardern.

Berikut update data korban virus corona atau Covid 19 yang tersebar di seluruh dunia hingga Senin, 8 Juni 2020 pukul 14.30 WIB. Selandia Baru mencatat 1.504 kasus infeksi virus corona, dengan 22 kematian. Sejumlah 1.482 pasien Covid 19 di Selandia Baru telah dinyatakan sembuh.

Secara global, Selandia Baru menempati posisi ke 105. Kini, Selandia Baru tidak mencatat kasus aktif. Lebih lanjut, total kasus saat ini mencapai 7.092.919 dengan 406.207 kasus kematian dan 3.462.185 orang sembuh.

Meski virus corona tercatat pertama kali di Wuhan, China, tapi kini Amerika Serikat (AS) menjadi urutan pertama yang memiliki jumlah kasus infeksi terbanyak di dunia. Menurut data terbaru di worldometers.info, total kasus virus corona di AS telah menembus angka 2,007.449 pasien. Sementara, total kematian di AS mencapai 112.469 jiwa dan pasien sembuh ada 761.708 orang.

Dengan angka tersebut, AS menempati posisi pertama total kasus secara global. Brasil ada di posisi ke 2 dunia mengonfirmasi infeksi virus corona sebanyak 691.962 jiwa. Secara terpisah, jumlah infeksi virus corona di Rusia hari ini mencapa 467.673 kasus.

About the author

Avatar

Fatika Mutiara

Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagi.

Leave a Comment