Seleb

Sinopsis Drama Korea The Last Empress TransTV Episode 46: Putri Ari Akhirnya Ungkapkan Kejujuran

Avatar
Written by Fatika Mutiara

The Last Empress merupakan drama Korea yang premiere di stasiun TV SBS pada November 2018 lalu. The Last Empress dibintangi oleh Jang Na ra, Choi Jin hyuk, Shin Sung rok, Lee Elijah, dan Shin Eun kyung. "The Last Empress" merupakan satu drama dengan episode panjang yaitu 52 episode.

Drama Korea The Last Empress tayang di Korea dua episode per hari (Rabu & Kamis) dengan durasi sekitar 30 menit per episodenya. Stasiun TV lokal Indonesia, TransTV juga menayangkan drama ini rutin dari hari Senin hingga Jumat pukul 18.00 WIB. The Last Empress mengisahkan kehidupan di istana dengan fokus pada perjuangan permaisuri baru untuk membongkar kejahatan yang terjadi di istana.

Berikut adalah sinopsis The Last Empress episode 46, sinopsis The Last Empress sebelumnya bisa dilihat Ibu suri memarahi Seo Kang Hee karena putri mahkota mengantuk selama menjalani acara kerajaan. Selain itu, ia memerintahkan asisten Choi untuk memanggil Pak Pyo terkait kedatangan permaisuri Eun ke Korea.

Kaisar memutuskan untuk memasukkan Na Wang Shik DPO karena ia melakukan percobaan pembunuhan pada kaisar dan putra mahkota. Sedangkan permaisuri, kaisar berkata pada ibu suri ia akan menyelesaikan masalahnya dengan permaisuri berdua saja. Kaisar lalu memanggil Min Yu Ra dan bertanya padanya mengapa ia tidak jujur soal Chun Woo Bin adalah Na Wang Shik.

Min Yu Ra berkata permaisuri lah yang memintanya untuk tutup mulut. Ibu suri, kaisar dan putri So Jin melihat berita yang mengejutkan di TV. Beberapa warga mendapatkan sumbangan tak terduga oleh seseorang yang bernama Na Wang Shik.

Ibu suri merasa heran darimana Na Wang Shik bisa mendapatkan uang untuk dibagi bagikan. Putri So Jin dengan takut akhirnya mengaku uang itu adalah uang ibu suri karena putri So Jin sempat memberi wewenang atas rekening perusahaannya pada Chun Woo Bin. Sementara itu putri Ari, ia tak merasa bahagia meski sudah menjadi putri mahkota.

Putri Ari memberi makan kelinci pemberian permaisuri sambil menangis. Ia amat merindukan permaisuri. Di sisi lain, Seo Kang Hee justru memarahi Ari karena ia tak disiplin.

Permaisuri datang saat para pelayan akan menyingkirkan kandang kelinci itu. Permaisuri dan Seo Kang Hee sempat adu mulut karena permaisuri merasa Seo Kang Hee memberi beban yang berat pada anak sekecil itu untuk menjadi putri mahkota. Di tengah pertikaian tersebut, ibu suri datang dan langsung menampar Oh Ssu Ni.

Ibu suri kesal karena merasa Oh Ssu Ni bersekongkol dengan Na Wang Shik termasuk soal dana taktis miliknya. Ibu suri lalu menyuruh pengawalnya untuk menjebloskan permaisuri ke penjara istana. Putri Ari makin menangis keras.

Seo Kang Hee kembali menemui Kang Joo Seung di penginapan. Seo Kang Hee berkata kaisar dan ibu suri telah membunuh permaisuri So Hyun dan memperingati Joo Seung untuk tidak percaya siapapun di istana. Kang Joo Seung geram mendengarnya, tapi ia berkata pada Seo Kang Hee ia ingin kembali ke RSJ untuk menjemput seseorang, wanita yang ia janjikan pernikahan.

Ketika ditanya siapa wanita itu, Kang Joo Seung menjawab namanya Min Yu Ra. Seo Kang Hee langsung pura pura tidak mengenal. Putri mahkota Ari menangis dan memohon mohon agar permaisuri dibebaskan.

Tapi ia tak dipedulikan. Suruhan ibu suri, Pak Pyo kemudian datang menghadap ibu suri. Ia diperintahkan untuk mencegah permaisuri Eun untuk datang ke istana bagaimanapun caranya.

Seo Kang Hee berpapasan dengan Min Yu Ra namun sepertinya Min Yu Ra tidak tahu bahwa Kang Hee lah membawa kabur Kang Joo Seung dari RSJ. Untuk berjaga jaga, ia membakar sepatu yang digunakannya saat menculik Kang Joo Seung. Putri Ari kemudian mengadu pada kaisar bahwa permaisuri dipenjara.

Kaisar langsung menjemput permaisuri di dalam sel. Ia melihat ada surat permohonan cerai tergelat di lantai yang diberikan oleh ibu suri, kaisar langsung merobek surat cerai itu. Putri Ari berlari dan menangis di pelukan permaisuri begitu permaisuri keluar dari penjara.

Putri Ari lalu berkata sebenarnya. Putri Ari mengaku bahwa ia dipaksa berbohong oleh Seo Kang Hee saat insiden putra mahkota. Ia terpaksa berbohong karena Kang Hee berkata ia akan dikambinghitamkan.

Selain itu, putri Ari mengaku Kang Hee menjatuhkan sesuatu saat itu. Permaisuri tahu benda yang dimaksud adalah kaset video tape, ia langsung memeluk putri Ari karena sudah berkata jujur. Permaisuri Oh Ssu Ni mendapat informasi lain dari pelayan istana.

Pelayan itu berkata ia sempat melihat putra mahkota Lee Yoon dan ibu suri bertengkar sebelum insiden. Mereka bertengkar saat membicarakan pulau Chungeum. Pelayan itu bersedia mengaku di bawah sumpah.

Min Yu Ra memberi foto CCTV dari RSJ jiwa terkait siapa yang membawa Kang Joo Seung pergi. Min Yu Ra tidak mengenali orang itu karena ia bersembunyi di bawah tempat tidur. Pelayan lain memberi informasi apa yang didapatnya saat mengintai Seo Kang Hee.

Melalui foto yang diambil pelayan tersebut, Seo Kang Hee tampak membakar sepatu. Min Yu Ra langsung sadar bahwa Seo Kang Hee lah yang telah membawa Kang Joo Seung. Permaisuri Eun tiba di Seoul, tapi ia dijemput oleh Pak Pyo, kaki tangan ibu suri.

Permaisuri Eun diculik dan dibawa ke suatu tempat. Beruntung, Chun Woo Bin menggagalkan aksi itu dan menyelamatkan permaisuri Eun. Sementara itu, permaisuri berhasil mendapatkan bukti lain dari pelayan yang mendengar percakapan ibu suri dan pangeran Lee Yoon soal pulau Chungeum.

Namun saat permaisuri akan memasukkanya ke brankasnya, semua bukti bukti yang dikumpulkannya hilang. Rupanya Lee Hyuk telah mengambil semua bukti itu saat permaisuri berada di dalam sel. Lee Hyuk membakar semua bukti bukti itu, Oh Ssu ni berusaha menyelamatkan bukti itu tapi tak berhasil.

Hal itu rupanya tak membuat Oh Ssu Ni menyerah, ia akan mengumpulkan bukti lain dan mengungkap kejahatan Lee Hyuk dan ibunya. Lee Hyuk meminta permaisuri diam saja, tidak usah ikut campur dan tetap menjadi istrinya saja sampai mati. Di tengah pertikaian tersebut, Lee Hyuk mencium permaisuri.

About the author

Avatar

Fatika Mutiara

Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagi.

Leave a Comment