Kehamilan pertama tentu saja menjadi momen yang membahagiakan untuk calon Bunda dan Ayah. Segala persiapan untuk Ibu dan bayi dilakukan dengan matang dan hati-hati, terutama dalam memilih dokter kandungan terbaik di Jakarta. Namun, tak hanya Ibu dan sang bayi saja yang memerlukan persiapan. Calon Ayah pun perlu menyiapkan diri untuk menyambut kelahiran buah hati pertamanya. Berikut ini adalah hal-hal yang harus disiapkan calon Ayah supaya tidak bingung dan Anda lebih siap menjadi suami dan Ayah yang siaga.

 

1. Siap Membicarakan Kekhawatiran Yang Dirasakan

Seorang Ayah dan Suami seringkali digambarkan sebagai sosok yang kuat dan tabah. Namun, layaknya manusia pada umumnya, seorang Ayah atau suami juga memiliki rasa takut dan cemas yang dirasakan. Wajar apabila menjelang kelahiran sang buah hati dan rasa khawatir yang dirasakan. Bukan berarti Anda, sebagai calon Ayah, harus menutupi dan menanggung kekhawatiran itu sendiri. Cobalah untuk membicarakan apa yang Anda rasakan kepada Istri, termasuk rasa cemas dan khawatir. Jika Anda merasa akan memberatkan Istri, Anda juga bisa bercerita ke teman atau saudara yang sudah lebih dulu menjadi Ayah. Mintalah saran mereka tentang apa saja yang harus Anda lakukan.

 

2. Jadi Calon Ayah Yang Siaga

Calon Ayah memiliki peranan yang penting, tak hanya saat persiapan kehamilan saja, tapi juga saat proses kelahiran. Tak cuma Calon Ibu saja yang belajar dan mencari informasi. Anda pun juga harus melakukannya. Mulai dari persalinan, makanan apa saja yang baik untuk pertumbuhan bayi dan Ibu, informasi mengenai kegiatan menyusui, mengganti popok, cara menggendong bayi, informasi tentang pertumbuhan bayi, dan masih banyak lagi. Anda harus mengedukasi diri dan mulai menambah wawasan agar membantu Anda dan Istri untuk memfilter informasi yang kurang terpercaya atau hoax.

 

3. Mengerti Untuk Berbagi Tanggung Jawab

Kelahiran sang buah hati, tentu menjadi momen kelahiran pasangan suami istri menjadi seorang Ayah dan Ibu. Artinya, kehadiran sang buah hati merupakan kewajiban bersama, bukan hanya satu orang saja. Pastikan Anda terlibat dan membantu dalam mengurus sang buah hati. Karena kehadiran Anda tentu saja berperan penting bagi bayi dan juga Istri Anda. Anda bisa berbagi tanggung jawab dengan mengganti popok, menjaga bayi atau menemani bayi begadang, menyiapkan pasangan untuk Istri, serta menyiapkan atau mencuci pakaian bayi.

 

4. Menyiapkan Rumah Yang Aman Untuk Bayi

Jangan lupa untuk menyiapkan rumah yang ramah dan aman untuk bayi. Sering kali, hal ini terlewatkan karena dianggap tidak terlalu penting. Padahal, rumah akan menjadi tempat bayi berkembang. Pastikan Anda memasang sekat penghalau nyamuk, menyiapkan posisi kasur untuk bayi, lalu ketika bayi sudah bisa berjalan pastikan bahwa di rumah tidak ada peralatan yang berujung tajam, tidak ada kabel yang berceceran di lantai, dan jika rumah Anda memiliki tangga jangan lupa untuk memasang pintu agar Anak tidak sembarang naik sendiri.

 

5. Menyiapkan Kebutuhan Lahiran

Terakhir, saat proses kelahiran tentu saja tidak luput dari peran suami atau calon Ayah. Supaya tidak kewalahan dan tidak ada yang ketinggalan, sebaiknya buatlah rincian dokumen dan perlengkapan yang harus disiapkan dan dibawa. Meski biasanya Istri yang akan membuat, tapi cobalah untuk turut serta dalam menyiapkan hal-hal tersebut. Kumpulkan peralatan dan dokumen dalam satu tas agar lebih mudah membawanya. Anda bisa menyimpannya di tempat yang terlihat atau bisa simpan langsung di dalam mobil untuk memastikan agar Anda bisa segera membawanya.

 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published.